Juknis Dekonsentrasi SMA Tahun 2019

On Juli 27, 2019

Berikut ini kami bagikan Petunjuk Teknis/ Juknis Dekonsentrasi SMA Tahun 2019 dalam Format PDF yang bisa di Download secara Gratis.

Juknis Dekonsentrasi SMA Tahun 2019

Juknis Dekonsentrasi SMA Tahun 2019

Tahun 2019 merupakan tahun yang penting karena merupakan tahun ke (tiga) dalam perkembangan pembinaan pendidikan menengah di Indonesia terkait dengan pengelolaan pendidikan menengah yang sepenuhnya berada di Pemerintah Provinsi sebagai konsekuensi implementasi UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Hal tersebut menyebabkan terjadinya berbagai perubahan dalam pengelolaan pendidikan menengah diantaranya perubahan struktur organisasi, ketenagaan, pembiayaan dan hal terkait lainnya. Perubahan juga terjadi dalam program BOS (Bantuan Operasional Sekolah) SMA dan program Dana Alokasi Khusus (DAK).

Sejalan dengan prinsip bahwa pendidikan merupakan tanggungjawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat, maka perlu kerjasama dan koordinasi yang intensif dalam pengelolaan pendidikan agar penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

Kegiatan pembinaan terhadap pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan dilakukan secara bersama oleh semua pihak yang terkait sesuai dengan tugas fungsi dan perannya masing-masing. Dalam konteks itulah maka Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan sebagian urusannya ke Pemerintah Provinsi dalam bentuk kegiatan Dekonsentrasi.

Kegiatan Dekonsentasi merupakan salah satu upaya untuk melakukan pembinaan SMA secara intensif oleh Pemerintah, terutama dalam upaya peningkatan akses dan mutu pendidikan SMA. Kegiatan Dekonsentrasi Pembinaan SMA tahun 2019 meliputi tiga output yakni (1) Siswa yang Mendapatkan Pendidikan Karakter Bangsa; (2) Siswa yang Mengikuti Lomba, Festival, dan Olimpiade; dan (3) Sekolah yang Mendapatkan Pembinaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

Agar kegiatan Dekonsentrasi dapat berjalan optimal, maka Direktorat Pembinaan SMA dalam hal ini Subdit Program dan Evaluasi menyusun petunjuk teknis kegiatan dekonsentrasi SMA sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi di Provinsi. Melalui petunjuk teknis kegiatan dekonsentrasi SMA diharapkan terjadi keselarasan program pembinaan SMA baik yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi, baik yang didanai oleh APBN maupun APBD Provinsi.

Tujuan Kegiatan Dekonsentrasi SMA

Petunjuk Teknis Kegiatan Dekonsentrasi SMA disusun bertujuan untuk memberikan acuan terhadap pengelola Dana Dekonsentrasi SMA tahun 2019 dan sebagai pedoman untuk mensinkronkan program dan kegiatan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas dengan program yang dilaksanakan oleh masing-masing Dinas Pendidikan Provinsi.

Pembiayaan Dekonsentrasi SMA

Sumber pembiayaan ketiga output kegiatan di tingkat provinsi dialokasikan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Dekonsentrasi Pembinaan SMA Tahun 2019, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Tahun 2019. Apabila  terjadi penambahan pendamping provinsi pada kegiatan terkait yang tidak sesuai kuota dalam undangan kegiatan, maka tidak diperkenankan menggunakan revisi dana Dekonsentrasi.

Program Dekonsentrasi SMA 

Program Dekonsentasi SMA merupakan salah satu upaya untuk melakukan pembinaan Sekolah Menengah Atas secara intensif oleh Pemerintah melalui pemerintah provinsi, terutama dalam upaya peningkatan akses dan mutu pendidikan SMA. Program Dekonsentrasi SMA Tahun Anggaran 2019 meliputi tiga kelompok output yakni: 1) Output 5627.014: Siswa yang Mendapatkan Pendidikan Karakter Bangsa; 2) Output 5627.016: Siswa yang Mengikuti Lomba, Festival dan Olimpiade; 3) Output 5627.018: Sekolah yang Mendapatkan Pembinaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Berikut uraian Program Dekonsentrasi SMA Tahun Anggaran 2019 berdasarkan urutan output.

A. PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA (OUTPUT 5627.014) SISWA YANG MENDAPATKAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA)

1. Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) 

Kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) merupakan pendidikan Latihan Dasar Kepemimpinan bagi Peserta Didik pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang merupakan perwakilan dari tiap provinsi. Peserta Didik SMA dipilih melalui mekanisme yang ditentukan oleh setiap provinsi sesuai dengan ketentuan terdiri dari 4 (empat) siswa Putri, 4 (empat) siswa Putra ditambah masing-masing 1 (satu) pendamping putra dan 1 (satu) pendamping putri. Melalui pelatihan kepemimpinan ini diharapkan membantu siswa membiasakan diri dengan berbagai isu seputar manajemen dan isu-isu lain yang terkait dengan perkembangan di berbagai bidang.

Dalam kegiatan ini Peserta Didik juga dilatih mengembangkan keterampilan dalam analisis kebijakan pembangunan dan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Selain itu, Peserta Didik juga mendapatkan keterampilan komunikasi secara tertulis dan lisan. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpusat dan berlangsung selama 6 (enam) hari, dan pelaksanaanya di Jawa Barat.

KKP di Tingkat Nasional dilaksanakan tanggal 29 April s.d 3 Mei 2019. Untuk itu, maka Dinas Pendidikan Provinsi melaksanakan kegiatan persiapan dengan jadwal sebagai berikut :
Jadwal Kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP)

2. Kegiatan Pendidikan melalui Kepramukaan.

Implementasi pembentukan karakter dan budaya bangsa dilakukan dalam tripusat pendidikan secara terpadu, yakni pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Salah satu upaya dalam peningkatan karakter dan budaya bangsa adalah melalui kegiatan Kepramukaan. Pramuka merupakan suatu pendidikan kepanduan yang ditujukan untuk membentuk kepribadian, kecakapan hidup dan akhlak mulia. Melalui hal tersebut diharapkan peserta didik dapat menggali, mengekpresikan, mengaktulisasikan kreatifitas, karakternya dalam bentuk sikap dan tindakan sehari-hari. Peserta adalah kontingen dari perwakilan Pramuka, PMR, Paskibra, KIR, dan ekskul lainnya per Kabupaten/Kota.

Kegiatan Pendidikan Kepramukaan merupakan sarana dan wahana untuk membentuk kepribadian, kecakapan hidup dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan sebagai wahana bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Atas yang selanjutnya digunakan untuk menggali, mengekpresikan, mengaktulisasikan kreatifitas, karakternya dalam bentuk sikap dan tindakan sehari-hari.

Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Kepramukaan dengan mekanisme kegiatan di dalam ruangan (Indoor) dan diluar ruangan (Outdoor). Pada kegiatan di dalam ruangan (Indoor), peserta didik diberikan materi berupa sosialisasi program dan pendidikan karakter dari beberapa Narasumber (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Narkotik4 Nasional (BNN), Kepolisian, Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) atau Lembaga Peduli Pendidikan), sedangkan kegiatan diluar ruangan (Outdoor), peserta didik diberikan pelatihan dan implementasi pendidikan karakter melalui kepramukaan.

Waktu Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Kepramukaan di Tingkat Nasional dilaksanakan pada Tanggal 4 s.d 9 November 2019. Untuk itu, maka Dinas Pendidikan Provinsi melaksanakan kegiatan persiapan untuk mendukung kegiatan Tingkat Nasional dengan jadwal sebagai berikut:

Waktu Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Kepramukaan


B. LOMBA, FESTIVAL DAN OLIMPIADE

Untuk output ini terdapat 4 (empat) sub-output yang pelaksanaanya didanai dengan dana dekonsentrasi, yakni:
  1. Siswa yang mengikuti Olimpiade Sains;
  2. Siswa yang mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N);
  3. Siswa yang mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN);
  4. Siswa yang mengikuti Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan Bahasa Inggris Tingkat Nasional/National Schools Debating Championships (NSDC).
Supaya lebih lengkap dan jelas mengenai kegiatan untuk Lomba, Festival dan Olimpiade Siswa SMA Tahun 2019, kami sudah buatkan link khusus dibawah ini :
Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Juknis Dekonsentrasi SMA Tahun 2019 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini :

Juknis Dekonsentrasi SMA Tahun 2019


Diharapkan melalui Petunjuk Teknis pelaksanaan Kegiatan Dekonsentrasi Direktorat Pembinaan SMA Tahun 2019, dapat menjadi acuan dan pedoman dalam pelaksanakanKegiatan Dekonsentrasi Direktorat Pembinaan SMA Tahun 2019 di Dinas PendidikanProvinsi yang membidangi SMA di 34 (tiga puluh empat) Provinsi. Sebagaimana diketahui bahwa kegiatan Dekonsentrasi Pembinaan SMA tahun 2019, meliputi tiga kelompok output yakni Pendidikan Karakter Bangsa (Output 5627.014); Lomba, Festival, dan Olimpiade (Output 5627.016), dan Sekolah yang Mendapatkan Pembinaan Manajemen Berbasis Sekolah (Output 5627.018).

Dalam melaksanakan rencana kegiatan, Dinas Pendidikan Provinsi terlebih dahulu harus menyusun Panduan Pelaksanaan setiap kegiatan dengan mengacu pada Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kegiatan Dekonsentrasi Direktorat Pembinaan SMA Tahun 2019 dan Panduan Pelaksanaan setiap kegiatan dari ketiga output kegiatan yang diterbitkan Direktorat Pembinaan SMA Tahun 2019.

Semoga harapan kita semua dalam melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan SMA yang salah satunya melalui kerjasama antara Pusat dan Daerah dapat berjalan optimal sehingga tercipta layanan pendidikan SMA yang merata dan bermutu.

Bagi yang membutuhkan, sudah kami siapkan link dibawah ini :
Link Download Juknis Dekonsentrasi SMA Tahun 2019
Demikianlah kiranya berbagi Informasi dan File mengenai Juknis Dekonsentrasi SMA Tahun 2019 pada ksempatan kali ini, semoga bermanfaat.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »